Rabu, 05 Agustus 2020

BABAD EKALOKA

Ekaloka artinya satu alam.
Sanghyang Adam dewa pertama hingga menurunkan tujuh dewa sampai dewa Tunggal alamnya disebut ekaloka. 
Ekaloka kahyangan dewa Adam dan dewi Hawa bernama Bumiloka.
Dewa Adam membagi diri menjadi dua bagian.
Bagian pertama tetap bernama Hyang Adam.
Bagian kedua bernama dewi Hawa.
Karena dewa Adam dan dewi Hawa sebenarnya satu, maka alamnya disebut ekaloka.
Andai diibaratkan dewa Adam adalah kekuatan mengatur yang sangat dasyat hampir hampir tak terukur.
Mungkin dewi Hawa adalah apa yang diatur oleh kekuatan dasyat yang tak terukur itu.
Apa yang diatur terlahir karena adanya pengatur.
Jika pengatur ada maka yang diatur juga ada.
Jika yang diatur tiada maka pengaturpun tiada.
Pemahaman ini mungkin menjadi pemahaman tersulit sebelum kesadaran benar benar menghilang.
Sehingga alam ini menjadi batas dari apa apa yang ada ke alam ketiadaan.
Atau hari penghabisan.
Hari tertinggi bagi perjalanan rohani sebelum hilang ditelan ketidak terbatasan.
Yaitu hari penghabisan.

Minggu, 02 Agustus 2020

BABAD TRILOKA

Triloka adalah alam bagi dewa Trimurti.
Alam Teja, alam Is dan alam Manik.
Sebelum triloka alam disebut ekaloka atau alam tunggal atau ondar andir bawana.
Ekaloka adalah satu alam.
Belum mengenal apapun selain satu.
Satu wujud besar alam yang hanya dimengerti oleh satu titik fokus yaitu sanghyang Tunggal.
Bagi manusia yang terlanjur melihat kemajemukan, untuk melihat ekaloka harus menutup seluruh panca indra. 
Sehingga akan terasa bahwa yang ada hanyalah angin keluar masuk tubuh.
Itulah yang disebut ondar andir bawana.
Tiada lain yang dilakukan tubuh selain hanya membiarkan angin keluar masuk.
Demikian gambaran cara sederhana bagi tubuh untuk mengenal ekaloka.
Alam yang satu itu titik pusatnya ada pada titik keluar masuk.
Titik keluar masuk sama dengan titik singgung yang datang dan pergi.
Masuknya yang datang meninggalkan oleh oleh bagi titik temunya.
Oleh oleh berupa apa saja yang tertinggal dititik.
Sedangkan kepergianya membawa gantinya oleh oleh.
Oleh oleh gambaran dari dewa Tunggal dan gantinya oleh oleh sebagai gambaran dewi Ikawati istri dewa Tunggal.
Dewa Tunggal dan dewi Ikawati adalah satu. Tanpa ada dewa Tunggal dan istrinya maka tak akan ada yang namanya pergerakkan.

Sabtu, 01 Agustus 2020

BABAD UNTARA SEGARA

Sang Hyang Ismaya sebagai dewa kedua Trimurti dalam melaksanakan tugasnya pernah menitis menjadi putra dari Sang Hyang Manikmaya ( dewa ketiga Trimurti ) dan dewi Umayi ( Parwati ) yang bernama batara Wisnu.
Inilah kelebihan dewa, ia bisa menitis ke siapa saja dan apa saja sekaligus ia juga memegang pemerintahan di kahyangannya ( bidangnya ).
Sambil menitis jadi batara Wisnu putra dewa Manikmaya, ia juga memimpin kahyangan Jamur Dwipa.
Wisnu kecil sudah menampakkan kesaktiannya.
Sebagai titisan Ismaya dan putra Manikmaya, ia memiliki kesaktian dari keduanya.
Keempat kakaknya sudah bertugas dikahyangan masing masing.
Dewa Manikmaya sebagai orang tua sudah memiliki pandangan dibidang mana kelak putra kelimanya ini berkahyangan.
Yang merasa berat adalah ia titisan dari saudara tuanya.
Iapun tak berani sembarangan memberi kahyangan pada Wisnu.
Sebenarnya putra sulung dewa Manikmaya adalah batara Cakra dan Wisnu adalah putra ke enam secara urutan.

Kamis, 30 Juli 2020

ASAL USUL PRABU WATUGUNUNG

Prabu Watugunung erat kaitannya dengan penanggalan dan horoscope Jawa Kuno.
Terlepas dari manusia purbakala penghuni tanah Jawa, bisa jadi kebudayaan Jawa jaman dulu terbawa orang hingga manca negara.
Segala sesuatu mungkin saja terjadi, dewa dewa dan jin kuno tanah Jawa banyak dipuja puja di lain benua.
Lain kata lain bahasa, sosok yang sama bisa lain sebutan dan nama di lain bahasa.
Syahdan putra dewa Ismaya batara Temboro / Patuk, membantu ayahandanya dengan menjelma menjadi manusia bumi.
Jauh sebelum menjadi kerajaan Galuh Pakuan, tempat itu adalah sebuah desa di kaki Gunung Batu.
Di sana dewa Temboro / Temburu jadi manusia bernama Palindriya.
Palindriya kemudian menjadikan desa tersebut sebuah kerajaan bernama Kalingga Dana.
Palindriya menikah dengan seorang putri dari ujung kulon bernama putri Lestari.
Dari pernikahan itu lahir seorang putra yang diberi nama raden Ganajaya.
Ganajaya tak mau menggantikan ayahnya menjadi raja, ia memilih jadi resi / pertapa dengan gelar Resi Gana.
Resi Gana memperistri dua orang kakak beradik bernama dewi Sinta dan dewi Landhep.
Dari perkawinan dengan dewi Sinta berputra raden Sela Wisesa, dengan dewi Landhep berputra raden Radita.

Rabu, 29 Juli 2020

MACAM MACAM PEMIMPIN

Pemimpin atau raja atau ratu ada dua golongan besar.
Golongan pemimpin selamanya dan golongan pemimpin sementara.
Golongan pemimpin selamanya bisa juga dikatakan pemimpin sejati.
Selamanya artinya abadi atau tak ada batasan waktu.
Apa saja yang berumur abadi ?
Roh, energi, sorga, neraka, penghuni / isi sorga, penghuni / isi neraka, penjaga sorga, penjaga neraka, peraturan / hukum neraka, peraturan / hukum sorga, peraturan / hukum energi dan pembuat dari semua itu.

Senin, 27 Juli 2020

DASAR DASAR KEPERCAYAAN

Dasar dasar kepercayaan ada banyak ragam dan cara, berbanding lurus dengan kecerdasan dan pengalaman.
Semakin cerdas dan semakin banyak pengalaman membuat kepercayaan yang diyakini semakin tinggi dan semakin banyak bukti yang menguatkan dasar rasa percaya.
Mari kita introspeksi diri sebentar berdasar kategori mana kepercayaan yang kita yakini.

Kategori 1.

Jumat, 24 Juli 2020

ASAL USUL KEJADIAN JIN

Perjalanan batin manusia berisi banyak cerita tak terhitung jumlahnya.
Angin dingin yang meresap ke sendi sendi rasa turut menyimak tabir rahasia.
Merasuk ke paru paru.
Menyebar ke seluruh tubuh.
Menyusun cerita disimpul simpul syaraf otak.
Membawa kisah kisah masa lalu sebelum bumi dihuni manusia.
Dalam kisah Asal Usul Kejadian Dewa telah kita bahas asal usul bangsa jin, bangsa manusia dan semua asal usul unsur metafisik yang kita kenal sehari hari.
Mengetahui asal dan karakter jin dapat meminimalisir resiko terpedaya oleh mereka.
Dengan cara roh kita punya pelindung kuat dari Roh Kudus, Roh Suci para petugas Tuhan dan Rohani Sang Juru Selamat.
Selamat buat rohani rohani yang masih dalam kandungan pelindung atau belum cukup dewasa.
Perlindungan akan selalu menyertaimu.
Untuk roh roh yang masih baru dewasa, mari kita berhati hati dalam mengarungi perjalanan batin.
Dari garis keturunan jin, menurunkan bangsa bangsa raksasa, gandarwa, iblis, setan, siluman, hantu dan semacamnya.
Jin tidaklah buruk rupa.
Ia bisa berubah ubah wujud sesuai selera.
Jin Adam dan jin Hawa menurunkan tujuh pasang putra dan putri jin.

Kamis, 23 Juli 2020

PENGARUH MEDAN MAGNET 7 BENDA LANGIT TERDEKAT

Bintang, planet dan satelit / bulan mempunyai medan magnet yang mempengaruhi bumi.
Medan magnet besar kecilnya juga mempengaruhi ikatan ikatan ion di semua molekul dan atom yang ada dalam jangkauannya. Baik makhluk hidup ataupun tak hidup.
Keberuntungan dan lain lain hal yang disebabkan oleh medan magnet dan sejenisnya bisa berubah ubah sesuai besar kecilnya pengaruh yang didapat.
Berikut ini adalah benda benda langit yang terdekat dengan bumi dan medan magnetnya juga paling besar mempengaruhi bumi dan semua penghuninya.
Dewa dan jin selain bertempat di alam juga menghuni batin, pikiran dan energi.
Khusus bagi penjelajah alam dewa / malaikat atau pemujanya.
Sesuai hukum fisika, ada aksi tentu ada reaksi.
Demikian juga tentang perbuatan manusia.
Selama roh belum sampai pada alam tanpa batasan ( alam KeTuhanan ), si roh akan diperebutkan antara dewa ( malaikat ) dengan jin ( raksasa / iblis ).
Semoga pertolongan dan perlindungan senantiasa datang, selama si roh memohon pertolongan dan perlindungan dengan benar.
Pengaruh pengaruh dibawah ini ditujukan bagi rohani yang sudah mulai dewasa dalam menempuh perjalanan menuju cita.

Senin, 20 Juli 2020

LINTANG KEMUKUS

Lintang kemukus dalam bahasa nasional disebut komet atau bintang berekor.
Masyarakat Jawa percaya bahwa munculnya Lintang Kemukus membawa pertanda akan ada kejadian besar terjadi di dunia.
Sebelum banjir besar, sebelum ada wabah, gunung meletus, gempa atau kejadian lain dalam skala besar.
Sebelum ada wabah corona, beberapa hari lintang kemukus menampakkan diri.
Belum ada bukti ilmiah tentang pengaruh radiasi komet terhadap planet lain yang didekatinya.
Komet yang tersusun dari asteroid, kumpulan gas dan debu angkasa ketika mendekati bumi, bisa saja membawa radiasi yang menyebabkan perubahan gen pada makhluk hidup atau radiasi yang mempengaruhi ikatan ikatan atomik atau hal hal lain yang belum terdeteksi.
Masyarakat sekedar menandai tanpa bukti ilmiah.
Sejak dulu munculnya komet menandakan akan ada sesuatu.
Dalam cerita wayang, sebelum perang Alengka vs Pancawati atau Pandawa vs Kurawa dan perang perang lain lintang kemukus juga muncul.
Ini mengisyaratkan lintang kemukus juga mempengaruhi pola pola pikir manusia.
Jika benar sampai demikian bisa saja di komet tersebut terdapat kerajaan jin selain kahyangan dewa.
Dewa memperkokoh watak positif sedang jin memperkokoh watak negatifnya...


Minggu, 19 Juli 2020

BINTANG PENJAGA MUSIM JAMAN KUNO

Di pewayangan juga mengenal perbintangan untuk menandai musim.
Akibat ulah manusia musim yang dahulu selalu tepat waktu, kini sudah berubah.
Bintang bintang dan rasi bintang yang banyak bertebaran di angkasa lambat laun mulai terlupakan.
Padahal bintang bintang ini dulunya menjadi idola masyarakat Jawa.
Beberapa rasi bintang yang dulu pernah ngetrend adalah :

1 .Bintang sapi gumarang, berkembang di angkasa pada 21 Juni - 1 Agustus.
Sapi Gumarang bisa diartikan sapi terpanggang.
Sebagai bintang tunggal ia bintang bercahaya terang agak kemerahan. 
Sebagai rasi ia membentuk wujud sapi yang sedang berdiri mengangkat kaki.
Jaman dahulu munculnya bintang Sapi Gumarang menandakan datangnya musim kemarau.
Tanaman palawija mulai ditanam, sawah dan ladang dibersihkan dari rumput rumput liar.
Bagi yang percaya perbintangan orang yang lahir dibawah pengaruh bintang ini perwatakannya
keras dan tak sabaran, berparas bagus / molek.

Sabtu, 18 Juli 2020

CARA MENGENAL MAKHLUK METAFISIK

Alam metafisik lebih luas daripada alam fisik ?
Siapa yang mampu membuktikan ?
Untuk membuktikan luasnya alam fisik banyak cara dilakukan oleh para pemikir.
Belajar ilmu ilmu tekhnologi untuk membuat kendaraan canggih yang mampu melesat dengan kecepatan super tinggi.
Tapi daripada memikirkan bagaimana mengukur luasnya antariksa dengan menaiki kendaraan tercepat mungkin lebih mudah dengan duduk bersila, mencari mukjizat atau wahyu pengukur luasnya antariksa.
Ternyata untuk mengukur luasnya alam metafisika juga dengan duduk bersila atau amalan lain agar dapat mendapat mukjizat atau wahyu.
Dalam duduk bersila atau beramal mengheningkan cipta antara sadar dan tak sadar terkadang seseorang akan menemui kejadian yang tak masuk akal.
Bermacam macam makhluk asing dalam dunia asing datang dan pergi silih berganti.
Beraneka ragam kelakuan dan perangai dari makhluk makhluk tersebut tak dapat terduga sama sekali apa yang hendak mereka lakukan.
Satu hal yang sangat penting dalam keadaan ini yaitu hadirnya sosok penolong saat makhluk makhluk makhluk aneh itu berusaha mengganggu kita.
Kita tak tahu makhluk yang datang itu siapa.
Yang jelas sosok penolong tersebut sudah kenal terhadap kita, walau kita kadang belum kenal siapa dia.
Bila kita belum kenal, maka kita tak bisa berbuat banyak untuk mencari tahu.
Tapi bila kita sudah kenal maka kita ada jalan mencari tahu siapa dia dari silsilah kerohanian.
Dari sana awal langkah untuk belajar mengetahui atau mengenal makhluk makhluk metafisik dengan cara yang jelas.
Tanpa kejelasan silsilah rohani, keahlian yang kita dapat juga tak jelas asal usulnya, alias tak akan pernah dapat mengetahui golongan makhluk makhluk metafisik tersebut.
Dewa / malaikat, jin, iblis, hantu, siluman dan lain lain dengan jelas.
Dengan begitu kita akan terhindar dari tipu daya makhluk yang ingin menyesatkan...




Jumat, 17 Juli 2020

MISTERI BILUNG SARAWITA

Di pewayangan, Togog selalu ditemani Bilung sebagai asistennya.
Siapakah Bilung itu sebenarnya ?
Bilung adalah penjelmaan batara Sarawita dalam wujud manusia.
Sarawita sendiri adalah putra dewa Tejamaya dengan dewi Saraswati.
Tejamaya dikenal dengan sebutan dewa Brahma, salah seorang dari dewa Trimurti.
Sebagai dewa Tejamaya, Togog bersosok pria tampan dan gagah dengan wajah mirip dengan dua adiknya.
Special versi gankkoplak, istri Tejamaya adalah saudara kembar Tejamaya sendiri yang sama sama terlahir dari dewi Ikawati istri dewa Tunggal ( dari sudut pandang metafisik ).
Tejamaya, Ismaya dan Manikmaya terlahir bersama para istrinya ( pasangan rohani ).
Karena dewa punya keistimewaan yang berbeda dengan manusia.
Kelemahan manusia salah satunya adalah tidak bisa membedakan dewa dengan jin.
Hati hati terhadap jin jin yang mengaku dewa, kesaktiannya tak kalah dengan dewa.
Dewa ( Malaikat ) dan pasangannya seia sekata sepanjang masa.
Tak mengenal selingkuh, poligami atau poliandri.
Yang mengenal selingkuh, poligami dan poliandri adalah manusia, jin / iblis dan hewan.
Tejamaya juga begitu.
Pasangannya cuma dewi Ikawati seorang.

Kamis, 16 Juli 2020

PERANG BATIN

Dengan adanya kehidupan jasmani ( fisik ) dan kehidupan rohani ( metafisik / batin ), semua kegiatan mau tak mau juga berlangsung secara fisik dan metafisik.
Tak terkecuali dengan perdamaian dan peperangan.
Peperangan secara fisik semua sudah pada tahu, tapi peperangan secara metafisik tidak semua orang tahu.
Definisi metafisika sendiri tiap pribadi orang perorang berbeda beda sesuai hukum relativitas.
Namun secara hukum kemutlakkan semua makhluk sama saja, terkena hukum kemutlakkan tanpa terkecuali. 
Bagi penganut relativitas, tentu tak bisa menerima kemutlakkan dalam penerapannya . 
Bagi penganut kemutlakkan, relativitas atau bukan akan dianggap sama saja. 
Penganut relativitas terkurung dalam kurungan ruang berbentuk bola bulat dan mengelilinginya tiada henti selamanya.
Panjang pendek jari jari bola tergantung ilmu masing masing.
Semakin tinggi ilmu, semakin panjang jari jari bola kurungan.
Pada saat jari jari bola bernilai tak hingga, itulah ajal dari penganut relativitas.
Rohnya akan mengelilingi ruang bola dengan jari jari tak berhingga panjang.
Sedangkan penganut kemutlakkan berada diluar kurungan bola.
Pada saat jari jari bola panjangnya tak hingga, maka para penganut kemutlakan akan mengosongkan / menghilangkan diri dengan sendirinya.
Karena itu perang batin hanya berlaku bagi para penganut hukum relativitas.
Batinnya terbagi dua golongan.
Golongan "ya" dan golongan "tidak".
Dasyatnya peperangan batin antara golongan ya melawan golongan tidak, juga relative.
Semakin tinggi ilmu atau jabatan / kekayaan akan semakin dasyat perangnya.
Peperangan akan dimenangkan oleh golongan yang lebih "kuat" secara mutlak.
Kuat secara relative tidak bisa dipergunakan.
Setelah perang selesai apa tidak ada perang lagi ?
Tentu tidak, perang akan terus berlangsung selama penganut relativitas masih hidup.
Perang berakhir ketika penganut relativitas menemui ajal atau berubah haluan menjadi penganut kemutlakkan.

Selasa, 14 Juli 2020

ASAL USUL NYAI RORO KIDUL

Dari sudut pandang metafisika pewayangan, garis garis keturunan Dewa dan Jin terpapar dengan jelas.
Tugas dewa air juga terpapar dengan jelas.
Menurut pembaca siapakah Hyang Baruna ?
Dewa air atau dewa lautan ?
Mari kita lihat sama sama. 
Silsilah dewa kita potong dari dewa Trimurti.
Dewa Brahma atau dalam pewayangan dikenal dengan Tejamaya, dewa Wisnu atau Ismaya, dewa Syiwa atau Manikmaya.
Harap jangan disamakan Tejamaya dengan Togog atau Wisnu dengan Semar.
Togog dan Semar walaupun penjelmaan dewa tapi itu berwujud manusia.
Sesuai hukum alam, jasmani Semar dan Togog adalah jasmani manusia.
Jasmani Togog dan Semar sama seperti jasmani manusia pada umumnya.
Butuh makan, minum, tidur, tumbuh, berkembang biak, sekresi, eksekresi, terbatas ruang dan waktu.
Sedangkan Tejamaya dan Ismaya adalah dewa senior yang menurunkan banyak  dewa dewa lagi.
Tejamaya dan Ismaya sama seperti dewa lain, hampir hampir tak terbatas ruang dan waktu.
Ketika menjelma jadi manusia Tejamaya dan Ismaya, tetap sebagai dewa.
Kahyangan Sabranglor dan Kahyangan Jamurdwipa tetap tak bergeming.
Sesuai hukum alam dan metafisika manusia penjelmaan Tejamaya didalam hatinya bersemayam kahyangan Sabranglor dan semua dewa keturunannya.
Demikian juga manusia jelmaan Ismaya, dihatinya bersemayam kahyangan Jamurdwipa dan semua dewa anak turunnya.

Minggu, 12 Juli 2020

HUBUNGAN SHIO DENGAN PEWAYANGAN

Shio terbit dari ide seseorang yang menggambarkan watak watak hewan diadopsi oleh manusia.
Manusia dalam hidupnya tak lepas dari Tuhan, Dewa / Malaikat dan Jin.
Empat unsur tersebut selamanya akan terus berhubungan satu sama lain.
Melihat dari sudut pandang mana shio bisa terlihat.
Kita pakai sudut pandang dari manusia dulu.
Manusia sendiri terbagi dua alam, alam jasmani dan alam rohani.
Pada alam jasmani manusia senantiasa terhubung dengan alam.
Tumbuhan, hewan dan materi ( mineralia ) dan manusia menjadi isi dari alam tersebut.
Beribu tahun lalu di negeri China daratan masyarakat masih mengandalkan bercocok tanam dalam bermata pencaharian.
Penyesuaian bulan dengan shio dulunya berdasar pada musim.
Awalnya bulan pertama ada banyak tikus.
Maka shio pertama adalah shio tikus.
Bulan kedua banyak lembu, ketiga macan dan seterusnya hingga genap 12 bulan.
Lama waktu berselang pergantian musim hewan menjadi lebih lama dari sebelumnya.
Musim tikus yang biasanya hanya sebulan lama lama menjadi berbulan bulan dan akhirnya menjadi setahun. Musim lembu dan kerbau juga makin lama. Hewan hewan lain juga makin lama.
Hampir rata rata umur musim hewan menjadi setahun.
Sejak itu shio berumur setahun dalam musimnya.
Orang orang mulai mengkaitkan kelahiran manusia dimusim tikus karakternya dihubung hubungkan dengan karakter tikus. Orang yang lahir dimusim kerbau / lembu karakternya dihubung hubungkan dengan karakter kerbau / lembu.

Sabtu, 11 Juli 2020

SEDIKIT MENGENAL SAGITARIUS

Sagitarius membentang di angkasa di bulan November hingga desember.
Makhluk misterius berkepala setengah badan manusia dan berbadan kuda.
Makhluk seperti itu hanya ada dalam khayalan atau jin.
Khayalan itu ada pada seseorang pujangga ahli perbintangan di Yunani.
Pujangga itu bernama Sagittarius.
Sagittarius mengkhayalkan diri sebagai makhluk Centaurus bernama Chiron anak dari Poseidon.
Chiron berguru pada Apollo dan Arthemis.
Sebagai makhluk khayalan, Chiron bersifat abadi.
Saat Hercules dan Achilles bertempur melawan Euristheus, Chiron terkena anak panah beracun.
Hercules menolongnya, membawa ke Prometheus.
Sayangnya Prometheus lagi terkurung oleh Hera istri Zeus yang membenci Hercules.
Chiron menggantikan Prometheus dikurung dan Prometheus menyembuhkan Chiron.
Atas jasanya Zeus menjadikan Chiron menjadi rasi bintang membentuk badan Chiron ( centaurus ).
Tapi karena cerita ini hasil dari khayalan Sagittarius, orang orang menamai rasi centaurus sebagai Sagitarius...

SEDIKIT MENGENAL SCORPIO

Rasi Scorpio mengembang di angkasa pada bulan Oktober hingga Desember.
Scorpio dalam bahasa Jawa Kalajengking.
Kala = bahaya / raksasa, jengking = nungging.
Batara Kala adalah putra batara Manikmaya.
Lahir dari kemarahan batara Manikmaya dan ketidak pedulian dewi Umayi / Parwati.
Batara Kala menghuni kahyangan Setra Gandamayit bersama ibunya dewi Umayi yang berubah wujud raksasa perempuan.
Sudah menjadi keistimewaan dewa bisa berbeda wujud dalam lebih dari satu tempat pada waktu yang sama.
Keistimewaan seperti ini tidak dimiliki oleh jasmani manusia.
Untuk menterjemahkan keistimewaan dewa ke dalam bahasa jasmani manusia perlu metode yang tepat agar tak tersesat jalan.
Kekeliruan pemahaman beresiko fatal di alam baka kelak.
Batara Kala suka menjelma menjadi makhluk makhluk yang memiliki kemampuan berbahaya untuk menjalankan tugasnnya.
Batara Kala adalah dewa, tugasnya seperti dewa yang lain yakni membantu dewa Trimurti mengelola alam semesta.
Batara Kala berbeda dengan bangsa raksasa yang suka membuat kerusakan melalui pekerti manusia.
Batara Kala menebar marabahaya bagi siapapun yang melanggar aturan aturan dewa / alam.
Misalnya jika manusia suka menggunduli hutan atau alih fungsi hutan, maka banjir dan tanah longsor akan melanda. Kalau raksasa, ia masuk ke pikiran manusia dan merubah pola pikir yang bertentangan dengan hati nuraninya. 
Kerusakan alam yang dibuat oleh manusia itu perbuatan raksasa.
Banjir yang datang akibat kerusakan alam itu perbuatan batara Kala.
Kalajengking yang sedang melaksanakan tugas dari batara Kala, menjumpai seorang kesatria sakti dari kerajaan Glagah Pengalangalang, raden Agyat Madaya.
Raden Agyat Madaya yang sedang merusak pagarayu, bertempur dasyat dengan Kalajengking utusan batara Kala.
Agyat Madaya tersengat racun ampuh Kalajengking dan tewas.
Kalajengking terbawa oleh panah sakti Glagah Pengalangalang kyai Sasrabirawa ke angkasa.
Batara Kala menghentikan panah tersebut dan merubahnya menjadi cahaya membentuk rasi Kalajengking sakti ( Scorpio ) sebagai penghormatan akan abdinya...

Jumat, 10 Juli 2020

SEDIKIT MENGENAL LIBRA

Rasi Libra tampak paling jelas dilangit pada bulan September hingga Oktober.
Seorang lagi putra dewa Tejamaya dengan dewi Saraswati, dewa keadilan yakni batara Dharma sedang menjalankan tugasnya.
Dalam tugasnya ia ditemani sebilah keris kyai Trajumas.
Keris ampuh yang sanggup mengetahui berat ringan perbuatan orang.
Suatu hari seorang resi dari pertapaan Wana Supranata bernama Animandaya merasa diperlakukan tidak adil oleh raden Prangbakat putra prabu Watugunung.
Iapun bertapa menuntut keadilan kepada dewa.
Sampai akhirnya suara hatinya didengar oleh batara Darma.
Batara Darma pun memberi keadilan keris, Trajumas melukai kaki raden Prangbakat sehingga jalannya pincang.
Hal ini membuat prabu Watugunung marah pada dewa Darma.
Batara Darma bilang pada prabu Watugunung, bahwa kerisnya hanya membuat luka bisa sembuh jika raden Prangbakat menyadari kesalahannya.
Tapi prabu Watugunung terlanjur marah, keris kyai Trajumas dilempar ke angkasa dan tak bisa turun lagi, menjadi rasi bintang Traju ( Libra ) hingga kini.
Atas perbuatannya prabu Watugunung menerima kutukan dari betara Darma, kelak ia akan dihukum oleh dewa atas perbuatannya.
Prabu Watugunung menyesal, ia minta ampun pada dewa Darma.
Tapi kutukan terlanjur diucapkan, kelak dikemudian hari ia mendapat hukuman dari dewa Wisnu...

Kamis, 09 Juli 2020

SEDIKIT MENGENAL VIRGO

Rasi Virgo mengembang ditengah malam pada bulan Agustus hingga September.
Virgo = dara = rara = perawan.
Tak banyak yang mengenal kahyangan Sabranglor, tempat dewa Tejamaya dan dewi Saraswati serta anak anaknya. Seorang anak wanitanya bernama dewi Angirasa merasa muak terhadap tingkah polah manusia bumi yang kerap berbohong dan berbuat semau gue.
Betapa tidak, dewa dewi yang seharusnya disembah oleh manusia bumi, banyak ditinggalkan oleh manusia karena terpedaya bujukan para jin jin dan iblis.
Iblis dan jin yang kerap menjelma jadi sosok sosok rupawan disembah sembah oleh mayoritas manusia.
Dewi Angirasa adalah dewi kerapian tugasnya bagaimana membuat rapi semua yang ada.
Suatu hari ayahnya mengajak melanglang buana melihat lihat kehidupan dunia.
Di sanalah ia merasa jijik dengan kelicikan dan tabiat kotor manusia.
Ia tak mau lagi mengurus manusia.
Di biarkannya manusia mengurus kerapiannya sendiri.
Ia lalu tinggal jauh dari bumi menjadi bintang di angkasa untuk memberi semangat manusia yang suka akan kerapian.
Selamanya ia hidup single agar kerapiannya tetap terjaga...

SEDIKIT MENGENAL LEO

Rasi Leo terbentang jelas di angkasa antara bulan Juli hingga Agustus.
Benarkah nama nama bahasa Yunani lebih keren dari nama Jawa ?
Mungkin sudah menjadi kebiasaan manusia yang lebih terpengaruh kulit dan bahasa.
Sehingga tanpa sadar lebih mengunggulkan bahasa asing daripada bahasa sendiri.
Bagi yang lebih suka mendalami isi daripada kulit, tentu lebih mengutamakan makan daripada melihat atau bicara.
Lebih suka makan nasi daripada menterjemahkan kata nasi ke dalam berbagai sebutan bahasa asing.
Begitu juga dengan Leo...
Bahasa Jawa adalah Singa.
Apakah gambar Leo dilangit Yunani berbeda dengan gambar singa dilangit Jawa ?
Apakah kesaktian Zeus berbeda dengan kesaktian Tejamaya ? 
Mitologi pewayangan secara lahiriah  berbeda nama dan bahasa dengan mitologi Yunani atau negara lainnya.
Namun secara batin, setiap dewa dan makhluk makhluk halus lainnya tetap sama dan tak berubah dimanapun adanya.
Cerita berlanjut kekahyangan Sabranglor ( langit eropa ).
Hyang Tejamaya berputra Sarawita dengan dewi Saraswati. 
Sarawita berwajah tampan seperti Tejamaya dan cantik seperti Saraswati.
Suatu ketika Sarawita pergi ke hutan belantara bertapa menuntut ilmu.
Dalam tapanya ia didatangi seekor anak singa jantan.
Karena kasihan diasuhnya anak singa tersebut hingga dewasa.
Sebagai anak dewa, Sarawita harus memiliki tugas kedewaan seperti ayahnya.
Pada waktu itu jin Mahesasura dari daratan Scandinavia sering berbuat onar mengganggu kententraman dunia. Sarawita berniat memberi pelajaran pada Mahesasura.
Sebenarnya dewi Saraswati agak kawatir dengan keberangkatan Sarawita tanpa didampingi ayahnya.
Sarawita ditemani singa piarannya yang diberi nama Singa Manggala.
Apa mau dikata, Sarawita hampir kalah oleh Mahesasura.
Singa Manggala tewas karena menyelamatkan Sarawita.
Perutnya tertusuk oleh tanduk sakti Mahesasura.
Mahesasura juga tewas tergigit lehernya oleh Singa Manggala.
Atas jasanya, Singa Manggala dilukis dilangit oleh Tejamaya berupa rasi bintang Singamanggala ( Leo ). Sarawita badan dan kepalanya rusak penuh luka akibat pertempuran itu.
Namun karena seorang dewa ia bisa memulihkan diri. 
Tatkala turun kedunia menjelma manusia ia menjadi Bilung dan ayahnya menjadi Togog...