Rabu, 29 Juli 2020

MACAM MACAM PEMIMPIN

Pemimpin atau raja atau ratu ada dua golongan besar.
Golongan pemimpin selamanya dan golongan pemimpin sementara.
Golongan pemimpin selamanya bisa juga dikatakan pemimpin sejati.
Selamanya artinya abadi atau tak ada batasan waktu.
Apa saja yang berumur abadi ?
Roh, energi, sorga, neraka, penghuni / isi sorga, penghuni / isi neraka, penjaga sorga, penjaga neraka, peraturan / hukum neraka, peraturan / hukum sorga, peraturan / hukum energi dan pembuat dari semua itu.

Senin, 27 Juli 2020

DASAR DASAR KEPERCAYAAN

Dasar dasar kepercayaan ada banyak ragam dan cara, berbanding lurus dengan kecerdasan dan pengalaman.
Semakin cerdas dan semakin banyak pengalaman membuat kepercayaan yang diyakini semakin tinggi dan semakin banyak bukti yang menguatkan dasar rasa percaya.
Mari kita introspeksi diri sebentar berdasar kategori mana kepercayaan yang kita yakini.

Kategori 1.

Sabtu, 18 Juli 2020

CARA MENGENAL MAKHLUK METAFISIK

Alam metafisik lebih luas daripada alam fisik ?
Siapa yang mampu membuktikan ?
Untuk membuktikan luasnya alam fisik banyak cara dilakukan oleh para pemikir.
Belajar ilmu ilmu tekhnologi untuk membuat kendaraan canggih yang mampu melesat dengan kecepatan super tinggi.
Tapi daripada memikirkan bagaimana mengukur luasnya antariksa dengan menaiki kendaraan tercepat mungkin lebih mudah dengan duduk bersila, mencari mukjizat atau wahyu pengukur luasnya antariksa.
Ternyata untuk mengukur luasnya alam metafisika juga dengan duduk bersila atau amalan lain agar dapat mendapat mukjizat atau wahyu.
Dalam duduk bersila atau beramal mengheningkan cipta antara sadar dan tak sadar terkadang seseorang akan menemui kejadian yang tak masuk akal.
Bermacam macam makhluk asing dalam dunia asing datang dan pergi silih berganti.
Beraneka ragam kelakuan dan perangai dari makhluk makhluk tersebut tak dapat terduga sama sekali apa yang hendak mereka lakukan.
Satu hal yang sangat penting dalam keadaan ini yaitu hadirnya sosok penolong saat makhluk makhluk makhluk aneh itu berusaha mengganggu kita.
Kita tak tahu makhluk yang datang itu siapa.
Yang jelas sosok penolong tersebut sudah kenal terhadap kita, walau kita kadang belum kenal siapa dia.
Bila kita belum kenal, maka kita tak bisa berbuat banyak untuk mencari tahu.
Tapi bila kita sudah kenal maka kita ada jalan mencari tahu siapa dia dari silsilah kerohanian.
Dari sana awal langkah untuk belajar mengetahui atau mengenal makhluk makhluk metafisik dengan cara yang jelas.
Tanpa kejelasan silsilah rohani, keahlian yang kita dapat juga tak jelas asal usulnya, alias tak akan pernah dapat mengetahui golongan makhluk makhluk metafisik tersebut.
Dewa / malaikat, jin, iblis, hantu, siluman dan lain lain dengan jelas.
Dengan begitu kita akan terhindar dari tipu daya makhluk yang ingin menyesatkan...




Kamis, 16 Juli 2020

PERANG BATIN

Dengan adanya kehidupan jasmani ( fisik ) dan kehidupan rohani ( metafisik / batin ), semua kegiatan mau tak mau juga berlangsung secara fisik dan metafisik.
Tak terkecuali dengan perdamaian dan peperangan.
Peperangan secara fisik semua sudah pada tahu, tapi peperangan secara metafisik tidak semua orang tahu.
Definisi metafisika sendiri tiap pribadi orang perorang berbeda beda sesuai hukum relativitas.
Namun secara hukum kemutlakkan semua makhluk sama saja, terkena hukum kemutlakkan tanpa terkecuali. 
Bagi penganut relativitas, tentu tak bisa menerima kemutlakkan dalam penerapannya . 
Bagi penganut kemutlakkan, relativitas atau bukan akan dianggap sama saja. 
Penganut relativitas terkurung dalam kurungan ruang berbentuk bola bulat dan mengelilinginya tiada henti selamanya.
Panjang pendek jari jari bola tergantung ilmu masing masing.
Semakin tinggi ilmu, semakin panjang jari jari bola kurungan.
Pada saat jari jari bola bernilai tak hingga, itulah ajal dari penganut relativitas.
Rohnya akan mengelilingi ruang bola dengan jari jari tak berhingga panjang.
Sedangkan penganut kemutlakkan berada diluar kurungan bola.
Pada saat jari jari bola panjangnya tak hingga, maka para penganut kemutlakan akan mengosongkan / menghilangkan diri dengan sendirinya.
Karena itu perang batin hanya berlaku bagi para penganut hukum relativitas.
Batinnya terbagi dua golongan.
Golongan "ya" dan golongan "tidak".
Dasyatnya peperangan batin antara golongan ya melawan golongan tidak, juga relative.
Semakin tinggi ilmu atau jabatan / kekayaan akan semakin dasyat perangnya.
Peperangan akan dimenangkan oleh golongan yang lebih "kuat" secara mutlak.
Kuat secara relative tidak bisa dipergunakan.
Setelah perang selesai apa tidak ada perang lagi ?
Tentu tidak, perang akan terus berlangsung selama penganut relativitas masih hidup.
Perang berakhir ketika penganut relativitas menemui ajal atau berubah haluan menjadi penganut kemutlakkan.

Sabtu, 04 Juli 2020

10 NEGARA DENGAN METAFISIK TERKUAT

Indonesia menjadi negara dengan metafisik terkuat karena induk dari segala bangsa dewa dan jin ada di Indonesia. Kerajaan jin tertua dan kahyangan dewa tertua berada di sini.
Dewa tertua Sanghyang Adam, jin pertama yang diciptakan dan beberapa keturunan selanjutnya bertaburan di wilayah darat, laut dan angkasa Indonesia.
Tak heran jika dalam hal metafisik, Indonesia menjadi central dari kekuasaan dewa dan jin di alam semesta.
Semua kerajaan jin dan kahyangan dewa di seluruh galaxy adalah anak cucu dari dewa dan jin yang ada di Indonesia.

Israel.
Wilayah negara Israel bertaburan kerajaan dewa Yang sakti sakti.
Dewa yang terkenal yakni batara Gana / Ganesha dengan kahyangan Glugutinatar berada di Israel.
Orang Israel mungkin tak percaya pada dewa, tapi kenyataan metafisik dewa dewa banyak di sana.
Batara Gana mungkin punya nama lain di sana.
Selain batara Gana dan para istrinya dewi Budi,anaknya Sidi dan Ridi, batara Panyarikan dan keluarga
juga tinggal di sana.
Sedangkan kerajaan jin di sana juga banyak, meski tak setenar dan sekuat kerajaan dewanya.
Sebutan untuk dewa berbeda bagi tiap tiap bahasa.
Dewa dewa dan jin yang ada tertulis dalam nama nama Jawa.
Sesuai dengan tempat tinggal mereka di tanah Jawa.

Minggu, 28 Juni 2020

PUSPA TAJEM

Puspa = bunga
Tajem = tajam
Alam mimpi memasuki tahapan lebih tinggi.
Perbuatan perbuatan masa lalu oleh pelaku maupun nenek moyang / anak cicit yang menjelma menjadi makhluk makhluk di alam mimpi, di tahap ini bukan saja memberi aroma, tapi sudah memberi ketajaman yang terasa pada tubuh metafisik di alam mimpi. Rasa sakit, takut, ngeri, takjub, haru, kangen, duka, suka bahkan petunjuk dan wahyu tersaji oleh makhluk makluk yang datang.
Yang dulu berbuat menyakiti orang, maka perbuatan itu menjelma menjadi sosok apa saja yang memberi sakit pada tubuh metafisik.
Sosok yang memberi pertolongan maka itu perbuatan yang dulu memberi pertolongan.
Sosok yang memberi petunjuk maka bisa jadi itu perbuatan yang dulu menunjuki orang lain.
Dan perbuatan dari hati bisa menjelma sesuatu yang luar biasa...


Sabtu, 27 Juni 2020

GANDA YONI

Ganda = bau / aroma
Yoni = asal / pengaruh
Ganda Yoni = aroma asal
Aroma dari asal kejadian.
Alam metafisik mulai meninggi.
Kejadian kejadian masa lalu mulai memasuki alam mimpi.
Meski baru gejala gejala, tapi sudah mulai terasa aroma sedap atau sebaliknya.
Tak peduli sejauh mana masa lalunya.
Kejadian kini atau nanti adalah hasil dari kejadian masa lalu.
Karena hanya masih aroma, maka hasilnya juga sekedar peringatan peringatan atas apa apa yang pernah kita perbuat.
Siapa yang membau sedap atau tidak sedap ?
Tentu bukan hanya tubuh yang sedang terbaring, tapi juga semua perbuatan yang pernah kita lakukan menjadi tubuh tubuh penerima bau.
Tubuh tubuh jelmaan perbuatan masa lalu berdatangan ke alam mimpi memberi aroma tersendiri pada tubuh metafisik di alam mimpi.
Jangan dikira makhluk makhluk seram / indah yang berdatangan di alam mimpi tak memiliki hubungan dengan tubuh metafisik di alam mimpi.
Itulah sebenarnya perbuatan perbuatan yang pernah dilakukan.
Dengan adanya ganda yoni, diharapkan perbuatan perbuatan yang dilakukan tidak liar.
Tapi terkendali oleh datangnya penyelamat di alam mimpi...

Jumat, 26 Juni 2020

TITI YONI

Titi = teliti
Yoni = pengaruh / asal
Artinya pengaruh dari teliti.
Hasil penelitian akan disimpan dalam memori.
Rekaman itu akan terbawa kedalam alam mimpi.
Mimpi akibat terbawanya ingatan dari alam sadar ke alam mimpi ini yang disebut titi yoni.
Titi yoni juga biasa dibilang bunga tidur.
Biasanya terjadi tak lama setelah terlelap.
Kadangkala titiyoni memuat efek efek samping dari hasil penelitian.
Pengaruh buruk dan pengaruh baik apa yang dikerjakan sebelumnya sering juga terlihat dari mimpi ini.
Tinggal bagaimana kita menanggapi apa yang dilihat dalam mimpi titi yoni.
Semua hal ada sisi baik, sisi buruk dan sisi sisi lain yang tak terlihat..
Mau dengan sisi baiknya, sudah tentu harus mau juga dengan sisi lainnya,
Bisakah kita mengambil sisi baiknya saja ?
Bisa, tapi untuk sementara waktu.
Waktu lain sisi lainnya pasti datang.
Sudah menjadi keistimewaan mata, bahwa kemampuan melihatnya hanya dalam satu sisi.
Melihat sebelah sisi mata uang, sisi lainnya menjadi tak terlihat.
Membawa sekeping uang logam artinya membawa banyak sisi.
Yang tak terlihat bukan berarti tak ada...



Selasa, 23 Juni 2020

SEDULUR PAPAT LIMA PANCER

Sedulur papat lima pancer.
Sedulur = saudara
papat = empat
lima = lima
pancer = pertemuan / pusat pusaran
Terserah mau dimaknai apa, seperti itulah arahannya.
Setiap ada wujud sekecil apapun, ada lima sisi yang selalu bersama.
Sebelum, sesudah, bersama / sedang berlangsung, ikatan, pusat.
Kelimanya tak terpisahkan satu sama lain.
Sebuah telur ayam tak terpisahkan dari sebelum telur, sesudah telur, bersama telur, ikatan telur dan pusat siklus telur.
Setiap kelahiran tak terpisahkan dari sebelum lahir, sesudah lahir, bersama lahir, ikatan lahir, pusat pusaran kelahiran.
Secara fisik maupun metafisik begitulah pemahaman sedulur papat lima pancer...




Senin, 22 Juni 2020

RAHASIA BUKU DAN WAHYU

Khusus buat para pencari jatidiri...
Buku adalah benda buatan orang untuk tujuan tertentu.
Penulis buku bertanggung jawab penuh atas apa yang ditulisnya.
Dengan membaca buku, orang menjadi banyak tahu.
Pengetahuan yang didapat dari membaca buku tertanam pada memori otak.
Penguasaan dari hasil membaca buku juga sebatas daya ingat otak.
Karena itu, hati hatilah bila membaca buku yang asalnya dari wahyu.
Seseorang yang telah menulis buku Wahyu Jamus Kalimasada.
Maka orang tersebut harus menguasai / memiliki Wahyu Jamus Kalimasada dan bertanggung jawab membawa para pembacanya untuk bersama sama masuk ke dimensi Jamus Kalimasada menghadap kepada yang menyampaikan / pemilik wahyu sebelumnya.
Yaitu sosok yang dulu mewariskan wahyu kepada penulis.
Jika penulis ternyata bukan pemilik / penguasa wahyu, maka penulis telah menyesatkan pembacanya.
Rohaninya akan sangat sengsara di alam baka.
Meskipun penulis berniat baik, tapi tetap kebaikannya hanya baik seistilah penulis ( relative ), bukan kebaikan mutlak seperti yang dimaksud Sang Pemilik Wahyu yang ditulisnya.
Wahyu diwariskan dari rohani ke rohani karena wahyu tak bisa ditulis.
Oleh sebab itu para pemilik wahyu tak seorangpunpun berani menuliskan wahyu kedalam buku.
Resikonya sangat besar, yaitu kelak jika pemilik wahyu meninggal dunia maka bukunya akan bisa dibaca semua orang.

Kamis, 04 Juni 2020

SASTRA JENDRA HAYUNINGRAT

Sastra Jendra Hayuningrat Pangruwating Diyu atau Driya.
Menurut arti kata :
Sastra : Kalimat atau kata kata baik tulisan atau lisan.
Jendra : Jajar Indra atau terdeteksi / terejawantah oleh indra.
Hayuningrat : Kecantikan pemimpin tinggi.
Pangruwat : Perubah.
Diyu / Driya : Diri.
Dari arti kata dapat disimpulkan sendiri apa makna yang terkandung didalamnya.
Khusus bagi para pencari jati diri :
Sastra yang dimaksud bukanlah tulisan yang ada dibuku kitab atau yang dibacakan oleh mulut.
Sastra yang dimaksud adalah sebuah tingkatan batin tingkat tinggi yang sudah mampu merubah watak batin diri maupun watak batin orang lain.
Bukan main tingginya ilmu ini.
Tingkatan batin yang mampu merubah watak batin ?
Bagaimana cara menggapainya ?
Para pencari jatidiri tentu sudah paham akan laku laku yang harus ditempuh dan hasil maksimal yang tercapai.
Hasil yang maksimal para pencari jatidiri adalah nol atau kosong.
Apakah berarti sastra jendra hayuningrat adalah kekuatan yang mampu mengkosongkan diri bagi para pencapainya ?
Kalau iya, maka kekuatan sastra jendra hayuningrat setara dengan tak terhingga atau ia berada di alam keTuhanan.
Sesuai rumus apa saja bagi tak hingga adalah nol ( a : ~ = 0 ).
Perjalanan atau merubah batin dari ada ke tiada bukanlah hal yang mudah.
Meskipun banyak cara telah diriset tapi hasil maksimal masih dipertanyakan.
Darimana mengetahui bahwa diri telah tiada ?
Cara alami yang pasti ditempuh adalah bertemu Tuhan.
Tapi cara pasti ini bukanlah satu satunya cara untuk mengenolkan diri.
Bagi mereka yang tak pernah mempelajari atau introspeksi diri dengan benar, sudah tentu hasilnya akan bermacam macam karena belum nol.
Ada satria yang berubah jadi raksasa, ada raksasa yang berubah jadi satria, ada manusia yang berubah jadi hewan dan macam macam perubahan yang tak berhingga banyak.
Menurut hukum Newton, tentang aksi reaksi ( a - a = 0 ) akan berarti a = aksi dan -a =  reaksi /aksi berlawanan arah.
Disini proses pengenolan diri adalah menuai apa yang telah ditabur.
Dalam bahasa wayang disebut karma atau ngundhuh wohing panggawe.
Ada lagi cara pertemuan dengan batin seorang yang telah nol.
Bahasa ilmiahnya ( a x 0 = 0 ).
Ini mungkin cara termudah untuk dilakukan.
Dengan batin diri dimasuki oleh batin seorang yang sudah nol maka batin kita akan ikut jadi nol tanpa kita pernah tahu.
Inilah mengapa Sri Krisna bereinkarnasi berkali kali turun ke dunia untuk membawa batin para umat kedalam keenolan diri.
Alasan utamanya adalah tiada seorangpun di dunia yang sanggup merubah batin diri.
Bahkan seorang nabipun punya Guru yang telah mengenolkan batin dirinya.
Sedangkan seorang yang batin diri telah bertemu dengan orang yang punya batin diri nol, wajib hukumnya untuk bertemu dengan batin batin yang belum nol.
Dengan kata lain seorang yang telah bertemu Sri Krisna, berkewajiban untuk mangajak batin batin lain untuk bertemu Sri Krisna.
Terlepas yang diajak mau atau tidak, yang penting kewajiban mengajak sudah dilaksanakan.
Semoga bermanfaat...







Jumat, 22 Mei 2020

RAHASIA KEKUATAN HATI

Niat dan prasangka dipercaya memiliki kekuatan.
Semua makhluk punya tujuan untuk apa ia diciptakan.
Tujuan saling berkaitan antara makhluk satu dengan lain.
Tujuan ini yang tahu hanyalah sang Pencipta itu sendiri.
Tak terkecuali para pencipta alat alat dan seni.
Para seniman mencipta lagu, puisi, lukisan, patung dan lain lain.
Para tekhnokrat mencipta alat alat bertekhnologi canggih.
Dari para ilmuwan dan seniman lahirlah karya karya yang sekarang dipuja puja orang.
Siapa yang tak kenal uang ?
Siapa yang tak kenal emas ?
Siapa yang tak kenal smart phone ?
Siapa yang tak kenal komputer ?
Siapa yang tak kenal jabatan ?
Dari sekian banyak hasil karya manusia, tujuan atau niat utama si pembuat mungkin sudah berbeda dengan niat dan tujuan para pengguna di jaman now.
Seiring perubahan keadaan dan alam, para pengguna punya tujuan masing masing sesuai selera.
Adakah pengguna uang yang tahu tujuan pencipta/penemu uang ?
Para pengguna uang mungkin sekedar mengira ngira, tujuan pencipta uang, karena pencipta uang sekarang telah tiada. 
Karena nilai tukar uang hanya imaginasi pikiran belaka, maka bagi yang tak memiliki pikiran (anak bayi, hewan, tumbuhan) tak bisa menggunakan uang seperti manusia.
Hal tak berbeda dengan benda benda lain seperti patung.
Karena imaginasi pikiran, banyak pengguna patung menyimpang dari tujuan dan niat patung itu dibuat oleh pembuatnya.
Pembuat patung Syiwa tentu tidak berniat membuat Syiwa.
Niat pembuat patung Syiwa misalnya ingin menyembah dan berbakti kepada dewa Syiwa.
Benarkah caranya demikian ?
Jawabnya bisa benar bisa salah.
Benarnya ada dalam niat pembuat.
Jika si pembuat berniat tulus dan murni ingin menyembah dan berbakti kepada Syiwa, maka benarlah itu.
Salahnya ada pada kelemahan si pembuat.
Jika si hati pembuat tidak terkonek dengan dewa Syiwa asli, maka patung Syiwa menjadi benda yang lebih rendah dimensinya daripada dimensi si pembuat patung.
Hal ini tentu seolah olah si pematung sedang merendahkan dewa Syiwa.
Lain halnya jika hati si pembuat patung terkoneksi baik dengan dewa Syiwa, patung yang dihasilkan akan diberkati dewa Syiwa asli, sehingga memiliki dimensi atau kekuatan magis sangat tinggi seperti dewa Syiwa.
Tapi...
Jika hati sudah memiliki koneksi dengan dewa Syiwa asli, ngapain juga membuat patungnya ?
Hal ini justru bisa menyesatkan umat.
Para umat yang belum memiliki koneksi hati dengan dewa Syiwa akan mudah tersesat imagenya. 
Mereka akan menyembah patung secara berlebihan dan tak mengenali dewa Syiwa asli dikehidupan nyata.
Akibatnya patung dewa Syiwa lebih dipuja puja daripada dewa Syiwa asli.
Bukankah ini bahaya ?
Terserah pembaca mau melatih "hati" agar memiliki koneksi dengan Sesembahan atau menyembah "patung"nya, atau "tulisan" tentangnya, atau "gambar"nya....

Rabu, 20 Mei 2020

RAHASIA LAKU

Laku istilah lainnya jalan / methode / cara.
Pemahaman tentang laku dapat diklasifikasikan menjadi sebanyak para pemaham.
Bila pemaham ada dua milyar, maka arti laku juga terbagi dua milyar.
Tak mungkin kita menuliskan arti sebanyak dua milyar satu persatu.
Kita ambil beberapa contoh saja.
Atau kita golongkan jadi empat saja biar mudah diingat.

Pertama :
Ada yang memahami kata laku sebagai tulisan yang mengandung keramat atau khasiat magis.
Sehingga kata laku ditulis diberbagai media untuk tujuan tujuan sakral.
Dengan menuliskan kata "laku" diatas kertas dengan huruf indah dan dipajang didinding atau dipintu dengan harapan kata laku melalui tulisan bisa menjadi pelindung.
Tentang ampuh tidaknya pemahaman jenis ini bisa di eksperimenkan sendiri.
Tulislah kata laku di selembar kertas, kemudian taruh di atas pintu atau dinding ruang tamu.
Catat dan simpulkan sendiri bagaimana hasilnya.
Atau ada juga yang menuliskan kata laku dan apa apa sekitar kata laku ke dalam sebuah buku lalu dipuja puja seolah buku punya keramat dan tuah.

Kedua :
Ada yang memahami bahwa "laku" adalah menempuh jalan menuju tujuan dengan berjalan kaki.
Pada tingkatan ini seseorang yang sedang nglakoni (menjalani), pelaksanaannya dengan melangkahkan kaki ke arah tujuan.
Misalnya berjalan kaki dari pantai parang tritis ke alas purwo.
Laku jenis ini banyak dipraktekan dimasa jaman kerajaan dulu.

Ketiga :
Ada yang memahami "laku " adalah menempuh jalan menuju tujuan dengan naik kendaraan.
Dari kendaraan sederhana hingga kendaraan tercanggih.
Kendaraan sederhana mungkin sepeda kayuh.
Kendaraan canggih mungkin cahaya atau aliran listrik atau gelombang elektromagnetik atau aliran syaraf dari otak ke indra indra pada tubuh.
Kendaraan dengan kecepatan cahaya ini bisa menghacurkan tubuh jika salah mempraktekkan.
Baik tubuh sendiri, tubuh orang lain atau benda benda diluar dan didalam tubuh.
Pada tahap ini tubuh atau bagian tubuh semisal kemauan atau nafsu atau ambisi bisa dinaikkan ke atas kabel kabel serat optik, atau pemancar signal atau jaringan syaraf tubuh.
Mungkin tahap ini menjadi tahap terbanyak yang dipraktekkan orang.
Pada tingkatan ini resiko kehancuran tubuh jika salah praktek masih dalam batasan waktu, energi, jarak, ruang dan lain lain.

Keempat :
Ada yang memahami kata "laku" adalah jalan menuju ke Yang Tak Terhingga.
Yang Tak Terhingga memiliki banyak nama.
Contohnya Maha Besar, Maha Kasih, Maha Sayang, Maha Kuasa, Maha Pencpita, Maha Adil, Maha Bijaksana, Maha Penghukum dan lain sebagainya.
Ini jalan paling berbahaya dan memiliki resiko kehancuran tubuh dan apa apa diluar tubuh dan didalam tubuh tanpa batasan, jika salah praktek.
Bayangkan sendiri tubuh/dunia hancur tanpa batasan waktu, tanpa batasan energi, tanpa batasan rasa sakit, sangat maha mengerikan.
Pemahaman kata laku pada tingkatan ini sangat amat sedikit. 
Mungkin didunia ini hanya beberapa orang saja.
Tapi yang berusaha mempraktekkan amat banyak tanpa mau memikirkan resiko yang harus ditangguing jika salah praktek.
Karena bahayanya tahap ini, Yang Tak Terhingga menunjuk seorang demi seorang setiap kurun waktu dari zaman ke zaman.
Bagi mereka yang tak ingin salah praktek, harus menemui seseorang yang telah ditunjuk oleh Yang Tak Terhingga tersebut.
Orang itulah yang memiliki fasilitas lengkap untuk meniti laku tingkatan ini...







Sabtu, 16 Mei 2020

ASAL USUL DIRI

Siapa aku ?
Pertanyaan singkat dan sederhana.
Jawabannya pun singkat dan sederhana.
Mau secara jasmani atau secara rohani.

Bagi yang mau secara jasmani, tinggal lihat KTP atau KK.
Disitu sudah tertera lengkap siapa nama dan data diri yang sah diakui negara.

Bagi yang mau secara rohanipun simple dan singkat.
Tinggal matikan pikiran, maka munculah jatidiri rohani yang sebenarnya.

Yang bikin rumit adalah pikiran itu sendiri, ia bisa berpura pura mati.
Bisa mengaku ngaku siapa dan apa saja.
Pikiran ini amat sangat sulit dimatikan bagi yang baru pertama kali mencoba.
Pikiran sengaja menutupi siapapun yang bermaksud mengenal jatidiri rohani.
Karena saktinya pikiran, ia tak bisa dikalahkan oleh diri sendiri tanpa bantuan guru rohani.
Sayangnya, guru rohani tidak bisa dipilih oleh calon murid, tapi guru rohanilah yang bisa memilih calon muridnya.
Peristiwa sederhana tapi diluar kemampuan pikiran.
Itulah keistimewaan sakral dari seorang guru rohani.
Semoga kita menjadi orang terpilih, agar kita bisa mengenal diri...





Sabtu, 09 Mei 2020

SABDA TUNGGAL TANPA LAWAN

Sabda : ucapan
Tunggal : satu
Tanpa : tiada
Lawan : musuh / tara
Asal muasal dari sabda pendeta ratu.
Pendeta atau raja dijaman dulu, sekali berucap harus direalisasikan tanpa boleh mencla mencle atau berulang ulang atau berganti ganti.
Perbuatan yang ajeg dan terus menerus rutin dilakukan akan menjadi kebiasaan dan terbawa ke alam luar sadar.
Dimana ucapan ucapan yang terlatih terlaksana sekali diucap, terjadi diluar pengetahuan di pengucap.
Pendeta dan raja yang cinta damai tak menyukai permusuhan, sehingga ucapan ucapannya akan menentramkan dan menyejukkan.
Tata tentram (repeh rapih) kerta raharja menjadikan gemah ripah lohjinawi. 
Tiada lagi yang melawan, tiada lagi yang merasa dimusuhi.
Sehingga sabda pendeta ratu menjadi sabda tunggal tanpa lawan.
Melatih merealisasikan ucapan menjadi kenyataan sampai benar benar mendarah daging hingga terbawa ke alam luar sadar membutuhkan perjuangan dan pengorbanan.
Alam sadar adalah tlatah kekuasaan jasmani dan pikiran.
Alam luar sadar adalah tlatah kekuasaan rohani / nyawa / jiwa.
Artinya sabda tunggal tanpa lawan sebenarnya roh yang melakukan pekerjaan...

 

Jumat, 08 Mei 2020

MANUNGGALING KAWULA GUSTI

Manungggaling kawula Gusti ( Bersatunya hamba Tuhan ).
Istilah ini sudah tak asing lagi ditelinga kita.
Sebagai manusia yang dikaruniai pikiran, tentu tak begitu saja menerima istilah sebelum mengetahui mungkin atau tidaknya secara ilmiah.
Namun pikiran juga sesuatu yang terbatas dan memiliki kelemahan.
Syech Siti Jenar berkata : "Siapapun yang tak mengenal Gusti (Tuhan), maka yang disembahnya adalah tuhan buatan pikirannya".
Mari kita laksanakan metode ilmiah sederhana untuk menghindari tuhan tuhan buatan pikiran.
Data yang masuk kali ini adalah manunggaling kawula gusti.

Hipotesa : 
Tuhan / Gusti = sesuatu yang tak terbatas apapun = ~ 
Kawula = sesuatu yang terbatas.
Manunggal = bersatu / beserta / memberkati.

Experimen : 
Kawula = 60kg, 60tahun, 10 km/jam dll
Gusti = ~lama, ~ besar, tak hingga berat, tak hingga dasyat, dsb
Manunggaling kawula gusti = 60kg x ~lama = 60kg~lama=~
Dengan kata lain 60kg=~/~ adalah hal tak mungkin, karena yang mungkin adalah ~/~=1 dan 1 yang dimaksud bukan 60kg, dan hanya mungkin jika yang 1 adalah ~ itu sendiri.
Jelasnya begini : 60kg/~ = 0  dan 60kg/0=~

Kesimpulan :
Manunggaling kawula Gusti adalah hal yang tak mungkin.
Karena hadirnya Gusti saja sudah membuat kawula hilang atau nol...


Kamis, 07 Mei 2020

KASTA DI ALAM

Kasta mirip dengan level atau kelas.
Secara naluri orang akan memilih hal hal yang sesuai untuk diri sendiri atau kemauannya.
Secara jasmaniah otomatis menerapkan hukum relativitas.
Apa terhadap apa atau siapa terhadap siapa.
Siapapun atau apapun bila belum bernilai nol (0) atau tak hingga (~) akan terkena hukum relativitas.
Dari sudut pandang inilah kasta, level atau sejenisnya tetap ada dan diterapkan secara otomatis oleh manusia dan makhluk lainnya.
Seorang manager akan berbeda perilakunya bila bertemu pedagang sayur dengan bertemu seorang presiden.
Seekor singa akan berbeda perilakunya jika bertemu rusa dengan bertemu kobra.
Setumpuk jerami beda perilaku jika bertemu air bah / banjir bandang dengan bertemu segelas air.
Karena itulah kasta menjadi perilaku diluar sadar dan sadar, diakui atau tidak yang terus diterapkan dan terjadi di alam.
Mungkinkah kasta dihindari ?
Mungkin.
Menghindari kasta atau tepatnya hukum relativitas, harus menjadi nol atau tak hingga atau mutlak.
Ditataran inilah baru kasta tak berlaku...




Selasa, 05 Mei 2020

ANIMISME DAN DINAMISME

Animisme dan dinamisme tak bisa lepas dari kehidupan manusia.
Sampai saat inipun animisme dan dinamisme terus langgeng merasuk ke tulang sumsum kehidupan manusia. 
Boleh saja mulut dan otak tak mengakui, tapi kenyataan senantiasa membuktikan animisme dan dinamisme yang mendarah daging. 
Tapi memang benar adanya, semua benda memiliki roh dan kekuatan. Roh / nyawa selalu ada dalam semua benda. 
 Misalnya pohon durian, 
Kerajaan: Plantae 
(tanpa takson): Angiospermae 
(tanpa takson): Eudikotil 
(tanpa takson): Rosidae 
Ordo: Malvales Famili: Malvaceae 
Genus: Durio 
Spesies: Durio Zibethinus Roh / nyawa duren menjadikan durenn itu hidup, tumbuh dan berkembang sebagai pusat metamorphosis duren nulai dari bunga hingga ke bunga lagi. ( bunga -> buah -> embrio -> pohon -> bunga lagi, begitu seterusnya ). 
Tak pernah salah tumbuh dari biji duren tumbuh pohon mangga misalnya. 
Atau roh air yang selalu membuat H2O dimanapun adanya. 
Dinamisme juga masih dianut oleh semua manusia dari jaman Adam hingga jaman modern. 
Semua benda baik hidup atau tidak, mempunyai kekuatan. 
Kekuatan air dapat menghidupi dan membinasakan manusia dan makhluk hidup lain. Terpisahnya roh dengan badan atau bersatunya roh dengan badan karena kekuatan air, menjadi bukti nyata bahwa air memiliki kekuatan dan roh. 
Jadi jangan menganggap bahwa animisme dan dinamisme bisa lepas dari kehidupan, justru sebaliknya malah menjadi dasar dasar dari kehidupan...

Senin, 04 Mei 2020

SEKOLAH DEWA

Pada postingan yang lalu, telah dibahas tentang sekolah rohani.
Yaitu tentang tatacara mengenal dan mendidik rohani ( nyawa ), agar menjadi nyawa yang mendapat keselamatan di alam metafisik. 
Alam mimpi, alam tak sadar, alam kubur, alam jin, alam malaikat dan alam gaib lainnya. Pada sekolah rohani ada sebuah jurusan yang meluluskan siswa siswanya menjadi dewa. Pada jurusan ini gurunya berjuluk Betara Guru atau Hyang Pramesti Guru. Bagi nyawa / roh manusia yang bersekolah disini, lulusnya akan menjadi dewa, tugas, hak dan kewajiban langsung diberikan oleh Betara Guru. Pada jaman now, hampir semua manusia tak ada yang mau atau mengerti cara masuk sekolah ini. Hingga bagian ini tak pernah disebut sebut lagi sebagai hal yang penting atau mutlak. Anak dewa atau dewi tak menjamin akan menjadi dewa tanpa bersekolah dulu. Banyak anak dewa yang menjadi manusia, hewan, tumbuhan dan benda benda lain, banyak juga manusia, benda, hewan, tumbuhan yang menjadi dewa. Sepucuk tanaman wijaya kusuma, yang secara rohani bersekolah disini, lulusnya akan menjadi Dewa Wijyaya Kusuma yang sakti dan ampuh. Dewa Wijaya Kusuma ini menjadi assistant pribadi Dewa Wisnu. Tidak semua tanaman wijaya kusuma rohaninya bersekolah disini melainkan hanya satu saja. Lalu bagaimana cara tanaman lain bersekolah pada jaman ini ? Caranya tetap sama, keluar dari dimensi ruang dan waktu untuk bertemu dengan siswa siswa yang telah lulus atau masih bersekolah. Mereka atau dalam bahasa rohani dulur tuwo, yang akan mendaftarkan sekolah...

Sabtu, 02 Mei 2020

SEKOLAH ROHANI

Perlukah rohani bersekolah ?
Dimana ?
Siapa gurunya ?
Bagaimana caranya ?
Di alam rohani ada sekolahan rohani.
Guru besar rohani hanya ada satu.
Yaitu Maha Rohani Yang Maha Agung.
Karena Sang Maha Guru Rohani tak menempati ruang dan waktu, maka sekolahannya, pelajarannya, siswanya juga begitu. Untuk hal yang menyangkut dimensi ini kita bahas lain waktu. Para siswa inilah yang kelak membawa calon calon siswa baru rohani. Terdaftar dan diakui oleh Maha Guru Rohani secarah sah di alam manapun. Sekolah rohani sangat berbeda dengan sekolah jasmani. Pelajaran sekolah jasmani bersarang di otak, hanya berlaku jika si otak sehat dan sadar, tak berlaku jika si otak tertidur atau tak sehat. Proses pendaftaran sekolah rohani amat sangat rumitnya. Sederhananya calon siswa yang berniat bersekolah, mendaftarkan diri bersama siswa yang telah terdaftar. Setelah menjalani beberapa metode dan riset ilmiah baru kemudian calon siswa tersebut disahkan sebagai siswa oleh Guru Rohani secara langsung. Riset simplenya, ketika siswa baru tersebut berkelana di alam rohani, misalnya di alam mimpi, di alam mimpi mengalami pertempuran hebat dan terdesak. Pada saat terdesak ia mendapat pertolongan dari Guru Rohani atau kakak kelasnya dan memenangkan pertempuran dasyat itu, maka bisa disimpulkan ia sudah menjadi siswa rohani secara sah dan benar. Karena inti dari sekolah Rohani adalah mendapat pertolongan atau keselamatan di alam fisika dan metafisika kapanpun dan dimanapun...